Hubungan industrial di perusahaan selalu penuh dengan tantangan yang menguji kesabaran, pemahaman terhadap kebijakan-kebijakan internal dan eksternal, tingkat keterampilan dalam memilih dan menyelesaikan masalah dengan tepat. Banyak masalah karyawan yang berhubungan dengan pekerjaan, interaksi antar sesama dalam perusahaan, keluarga di rumah, pihak ke-3 yang bekerjasama dalam urusan ekonomi, sosial bahkan politik sebagai sumber pemicu masalah dalam hubungan industrial yang kalau tidak tepat dalam penanganan akan berubah menjadi masalah serius serta berdampak buruk pada kinerja individu dan perusahaan.
Bagaimana proses coaching & counseling menjadi pendekatan menyelesaikan masalah dalam hubungan industrial? kapan harus memilih coaching atau counseling dalam mengantisipasi masalah? Siapa yang paling tepat memberikan coaching atau counseling di perusahaan? Kajian ini akan memberikan jawaban atas masalah-masalah yang terjadi di dalam perusahan dengan pendekatan coaching & counseling sebagai metode.
MATERI & PENERAPANNYA
1. Coaching & counselling dalam teori & persyaratan keterampilan praktisi HR.
2. Memilih pendekatan coaching atau counselling berdasarkan masalah karyawan.
3. Mengapa para atasan menghindari melakukan coaching atau counselling.
4. Memberi dan menerima umpan balik dalam coaching dan counselling.
5. Tahapan-tahapan dalam coaching dan counselling.
6. Konseling karyawan bermasalah dengan keluarga, karir, organisasi pekerja dan atasan.
7. Praktik dengan pertanyaan-pertanyaan standar dalam materi kajian.