
Terdapat dua model manajemen talenta yang paling populer yaitu model Matriks 9 Kotak dan Model Pipelines. Kita telah membahas Matriks 9 Kotak pada artikel Manajemen Talenta Menggunakan Matriks 9 Kotak. Saat ini kita akan mengupas Model Pipeline untuk manajemen talenta.
Sebelum membahas Model Pipeline, perlu diingatkan lagi pengertian talenta dan manajemen talenta. Secara sederhana, talenta adalah talenta berkualitas tinggi yang dibutuhkan perusahaan untuk mencapai tujuannya. Manajemen talenta adalah proses mendapatkan, mengelola dan mempertahankan talenta bermutu tinggi tersebut.
Talent Management Pipeline adalah pendekatan proses dalam mengelola talenta, mulai dari menarik, mendapatkan, mengoptimalkan nilai, dan mempertahankannya di perusahaan. Sebenarnya dalam pendekatan ini ada banyak variasi model. Di sini kita akan menggunakan lima tahap yaitu Akuisisi, Aktivasi, Referensi, Retensi, dan Optimalisasi Nilai. Mari kita bahas masing-masing tahapan.
Akuisisi Talenta
Akuisisi talenta adalah bagaimana perusahaan mendapatkan talenta-talenta berkualitas tinggi sesuai dengan kebutuhan. Proses ini melewati langkah employer branding serta rekrutmen dan seleksi.
Employer branding adalah strategi yang digunakan oleh suatu perusahaan untuk membangun dan memperkuat citra positifnya sebagai tempat kerja yang menarik bagi calon talenta. Tujuannya adalah untuk menarik, mempertahankan, dan memotivasi talenta potensial bergabung dengan perusahaan serta mempertahankan talenta yang sudah ada
Langkah-langkah dalam employeer branding di antaranya adalah:
- Mempromosikan sehingga orang mengenal perusahaan Anda?
- Menciptakan perusahaan sebagai tempat bekerja yang menarik sehingga orang ingin bekerja di perusahaan Anda.
- Memastikan orang yang sudah mengenal perusahaan Anda tertarik untuk melamar bekerja?
Rekrutmen adalah proses mendapatkan talenta berkualitas sesuai kebutuhan. Proses ini mencakup seleksi, pengangkatan, dan onboarding.
Bagaimana memilih orang yang tepat dari para pelamar?
- Bagaimana memastikan kandidat memperoleh pengalaman yang mengesankan selama proses seleksi, pengangkatan dan onborading?
- Bagaimana menolak kandidat yang tidak memenuhi syarat tetapi mereka tetap memiliki kesan yang baik terhadap perusahaan Anda?
Ini adalah pertanyaan yang perlu Anda jawab untuk memastikan bahwa Anda dapat mempekerjakan orang-orang terbaik di pasar – dan bahwa orang-orang yang Anda putuskan untuk tidak Anda pekerjakan pulang dengan perasaan senang.
Aktivasi
Aktivasi adalah proses menyiapkan talenta terbaik untuk berkontribusi pada peningkatan nilai tambah perusahaan. Proses ini mencakup aktivitas dan pengembangan.
- Bagaimana memastikan lebih cepat mencapai produktivitas penuhnya?
- Bagaimana memastikan talenta tetap kompetitif dan terus berkinerja di masa depan?
- Bagaimana membuat talenta Anda engaged?
Optimalisasi Nilai Tambah
Penciptaan nilai tambah adalah proses mengelola talenta berkualitas tinggi untuk memberikan kontribusi terbaiknya bagi perusahaan. Proses ini disebut juga sebagai manajemen kinerja. Langkah-langkah umum yang diambil adalah sebagai berikut:
- Menetapkan tujuan kinerja yang menantang.
- Menetapkan cara mencapai kinerja yang efektif dan efisien.
- Monitoring dan pendampingan pencapaian kinerja yang ditetapkan.
- Mengukur pencapaian kinerja.
- Mengevaluasi pencapaian kinerja, dan memberi umpan balik bagi talenta.
Proses penciptaan nilai tambah pada intinya adalah bagaimana memastikan bahwa orang melakukan yang terbaik dari kemampuan mereka melalui manajemen kinerja yang efektif.
Retensi
Retensi adalah proses mempertahankan selama mungkin talenta-talenta terbaik di perusahaan Anda. Proses ini mencakup beberapa aktivitas seperti menyediakan imbal jasa yang menarik (finansial maupun non finansial), rencana karier yang cemerlang, dan lingkungan kerja yang menyenangkan.
- Bagaimana akan mengurangi persentase turnover (angka keluar) talenta?
- Bagaimana memberi imbal jasa yang memuaskan untuk memastikan mereka bahagia?
- Bagaimana Anda akan menggunakan pembayaran variabel (insentif dan bonus, misalnya) untuk memastikan talenta bekerja secara optimal?
- Bagaimana Anda akan memastikan organisasi Anda mempertahankan reputasinya sebagai tempat yang bagus untuk bekerja?
Retensi adalah melakukan segala sesuatu untuk mempertahankan kinerja terbaik perusahaan. Kebijakan retensi yang baik dapat menjadi faktor keunggulan kompetitif. Jika dapat mempertahankan talenta terbaiknya, perusahaan dapat mengungguli pesaingnya.
Referensi
Referensi adalah proses mendapatkan talenta-talenta baru dengan memanfaatkan talenta yang sudah berada dalam perusahaan Anda. Pada program referensi yang efektif, talenta dengan penuh semangat merekomendasikan kandidat-kandidat terbaik untuk perusahaan. Pada saat yang sama, talenta juga menjadi duta perusahaan. Mereka mempromosikan kepada kandidat-kandidat terbaik bahwa perusahaan tempatnya bekerja merupakan tempat kerja idaman talenta. Hal ini bisa dilakukan hanya jika talenta (talenta) yang ada di perusahaan memiliki kepuasan kerja yang tinggi.
Berikut ini adalah pertanyaan yang perlu Anda jawab untuk menjalankan proses referensi talenta perusahaan:
- Bagaimana membuat program referensi talenta yang efektif?
- Bagaimana kita bisa membuat talenta bersedia memperjuangkan employeer branding perusahaan?
- Bagaimana memanfaatkan talenta untuk memperluas basis sumber talenta perusahaan?
Program referensi talenta sangat populer. Talenta yang dirujuk biasanya bergabung lebih cepat, berkinerja lebih baik, dan kecil kemungkinannya untuk keluar sebelum waktunya.
Dalam praktik manajemen talenta, model Matriks 9 Kotak maupun Model Pipeline digunakan bersamaan. Model Pipeline digunakan untuk menjalankan proses, sedangkan model Matriks 9 Kotak terutama dimanfaatkan untuk membangun talent pool dan perencanaan suksesi.
Referensi HR
Kategori :
Manajemen Talenta
Tanggal :
22 Juli 2023
Join HRManufaktur PRO
HR Manufaktur Indonesia hadir untuk mendampingi para profesional HR manufaktur untuk menguasai pengetahuan dan kompetensi baru tersebut