Pameran Manufacturing Indonesia Digelar Bidik 30.000 Pengunjung
Percepatan transformasi digital dalam penerapan industri 4.0 dapat semakin memperkuat manufaktur dalam menopang perekonomian Indonesia, dan salah satu upaya dukungan untuk mewujudkan Indonesia sebagai top 10 ekonomi dunia.
Saat ini pemerintah tengah fokus mempercepat transformasi digital di industri manufaktur. Sebagai satu dari tujuh sektor prioritas pengembangan dan penggerak utama perekonomian, sektor ini telah berkontribusi terhadap PDB sebesar 70%, ekspor industri sebesar 65%, dan 60% pada tenaga kerja industri di Indonesia.
Percepatan transformasi digital dalam penerapan industri 4.0 dapat semakin memperkuat manufaktur dalam menopang perekonomian Indonesia, dan salah satu upaya dukungan untuk mewujudkan Indonesia sebagai top 10 ekonomi dunia.
Di sisi lain, cepatnya pergerakan transformasi digital tentunya akan menciptakan paradigma baru industri. Oleh karena itu, SDM Indonesia sangat penting mendorong perubahan pola pikir sebagai langkah kritis guna memastikan adaptasi dan kesuksesan pengembangan serta pertumbuhan industri manufaktur di era yang sangat dinamis.
Untuk diketahui, Pamerindo Indonesia menggelar Manufacturing Indonesia 2023, mulai 6 hingga 9 Desember 2023 di JIExpo Kemayoran Jakarta. Pameran seri ke-32 ini akan hadir dalam skala yang lebih besar dimana sebanyak 1.200 peserta pameran dari 29 negara akan membawa wawasan komprehensif seputar teknologi terdepan, produk dan solusi inovatif, serta peluang perluasan jaringan bisnis.
Event Director PT Pamerindo Indonesia Meysia Stephannie mengatakan manufacturing Indonesia telah menjadi pameran dagang manufaktur terbesar dan tepercaya untuk memamerkan mesin-mesin, perlengkapan dan peralatan dalam satu atap.
Manufacturing Indonesia sudah lama menjadi ajang bertukar teknologi, ide dan gagasan baru bagi para pemangku kepentingan untuk mengakselerasi perkembangan industri manufaktur di Indonesia.
“Manufacturing Indonesia kali ini akan melibatkan lebih banyak peserta pameran, membangun ekosistem smart manufacturing yang lebih solid bagi industri manufaktur. Kami optimis pameran tahun ini mampu menyerap lebih dari 30.000 pengunjung,” katanya.
Pihaknya mendukung berbagai upaya percepatan pengembangan berkelanjutan dan transformasi paradigma menuju Society 5.0 sektor manufaktur dan Industri 4.0 sehingga bukan hanya sisi dari teknologi saja tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia industri manufaktur Indonesia.
https://bisnisindonesia.id/article/pameran-manufacturing-indonesia-digelar-bidik-30000-pengunjung